18
Okt
08

Cinta nan Tulus tak berharap balas

Hmmm …. cinta nan tulus tak berharap balas
Jujur deh …. kalo kita emang bener-bener cintaaaaaaaaa banget ama lawan jenis, mungkinkah tak ada perasaan sedikit pun berharap terbalas cintanya ?
Pasti ada ….
Trus kalo kita memang berharap terbalas, apakah itu dianggap cintanya tidak tulus ?

Menurut saya …
( sekali lagi ini menurut saya lhooo …. )
Kata-kata CINTA NAN TULUS TAK BERHARAP BALAS  lebih cocok untuk hubungan antara orang tua dan anaknya, antar saudara. Yaahh yang seperti itu-lah.
Mereka saling mencinta tapi dalam bentuk “cinta” yang berbeda.
Ga sama khan dengan bentuk cinta terhadap lawan jenis ?!
Pada bentuk cinta seperti ini kata2 tersebut cocok disematkan.

Tapii …. kalo cinta terhadap lawan jenis tentunya berbeda.
lebih beragam “taste”nya, karena terlalu banyak “bumbu” di dalamnya.
Namun hal-hal tersebutlah yang membuatnya terasa “berbeda” …. setiap kali kita merasa jatuh cinta.
( cieeeeee …. )

Nah gimana-gimana ?
Ada yang mau berkomentar ?
Iklan

3 Responses to “Cinta nan Tulus tak berharap balas”


  1. 1 Ricco
    November 12, 2008 pukul 3:52 pm

    Cinta itu ada tiga, ada Eros yaitu cinta sama nafsunya, Philia yaitu cinta yang menuntut balas (vendetta) and Agape yaitu cinta dengan kasihnya spt Mbak meity tulis. Tapi hidup tanpa cinta juga hampa dan tidak berkesan. Cinta tanpa sesuatu yang tidak bisa hidup (Kejang… oenak)juga tidak enak. Itulah cinta… Kapan cinta bisa bersemi dan berbunga ??? Tergantung pheronomenya juga ya, klo sama sama suka baunya timbullah cinta. C I N L OK.

  2. 2 mochammad ay
    November 24, 2008 pukul 12:38 pm

    mo nanya mbak…..
    pernahkah dkau berharap cinta dari seseorang???
    klo ya, “ya” itulah comment daku mbak…(krn dkau tahu sndiri gimana rasanya)
    klo tdk, dkau mesti instrospeksi diri apakah diri dkau bermanfaat dan dihrpkan oleh lingkungan
    terlepas dari smua teori cinta&kasih sayang
    yg pasti adalah yg selalu kita harapkn adalah “diri” kita diterima apa adanya tanpa mengubah “indentitas”.
    well…., harapan itu selalu ada.

  3. November 26, 2008 pukul 5:30 am

    hmmm.. yang ngasih pertanyaan kemana neh? 😀


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: