26
Sep
08

“Duniaku” yang baru …

Ternyata menjadi PPDS Mata itu tidak hanya harus “pintar” di akademis dan keterampilan saja.
Inilah yang kutemui … dan nyatanya baru kusadari … setelah ‘ kecemplung ‘ di dunia baruku ini.
😛

Emangnya mesti bisa apa aja ???

Yaaachhh … semua yang DIPERINTAHKAN laaaahh …
Apa aja kudu bisa …

misalnya jadi :
1. Fotografer : memfoto tiap pasien buat laporan pagi, en ga ada alasan gaptek, musti bisa pake kamera digital yang memfokuskan gambar dari jarak dekat, mindahin data secepat kilat, jadi dalam sekejap … yaaahhh paling lama siang nanti udah jadilah.
2. Cameraman : nge-shoot operasi orbita or katarak, sampe tuh video muncul di saat laporan pagi nanti.
3. Komedian : kudu bisa ngelawak, jadi pemain drama, jadi penulis skrip termasuk rekaman dan membuat suatu drama lengkap sampai selesai, percis kayak bikin film beneran.
( ini benar2 pengalamanku yang paling menarik dan menantang )
4. Termasuk ngeset sound sistem kudu bisa.
5. Kudu wajib bisa komputer, termasuk membuat slide2 ‘ indah ‘ seperti diseminar2.
6. Belum lagi kalo udah ada acara, selain sekolah, kudu bisa ngerangkap jadi Sekretaris super cepat, shopacholic super hemat dan orang paling tanggap ….. 🙂

Aku masuk siklus sudah sejak Juli. Dan dalam kurun waktu 3 bulan tersebut telah banyak acara di gelar.
Termasuk diantaranya :
– Safari Katarak bareng SCTV
– Family Gathering
– Buka puasa bersama di rumah KPS
– Safari Ramadhan di rumah Direktur RSSA
– Buka bersama PPDS

Hhhh …. semua kulalui
dan Alhamdulillah, hal ini lambat laun menyembuhkan salah satu “penyakit” lamaku yang pada akhirnya sering menyebabkanku berada dalam masalah.
yaitu … menunda

Kadang stressor yang berat dan beban tanggung jawab yang dipikul membuatku jadi ‘ agak ‘ lebih tanggap dan bertanggung jawab.
Suatu hal sepele yang dapat berdampak besar dikehidupan mendatang.
Sebagai seorang dokter spesialis yang profesional sudah seharusnya memiliki rasa tersebut pada setiap pasien2nya bukan.
Memang segala hal disini membawa hikmah.

Ehhh… ini bukan berarti, kita yang masih junior kerjaannya cuma begituan doank.
Hal2 akademis dan keterampilan klinis tetap berjalan sebagaimana mestinya.
Dalam waktu 2 bulan sudah harus mahir slitlamp, tindakan dan siap untuk jaga malam.
Kadang ada yang mahir karena didikannya ‘keras’ kayak jaman penjajahan Belanda …
Ada juga yang bisa karena biasa …

Yaaaahhh gitu deh
ikut kemana angin bertiup
asal bukan …. angin topan yang ngerusak aja … hehehehe

Iklan

2 Responses to ““Duniaku” yang baru …”


  1. 1 Ayu
    November 1, 2010 pukul 4:16 pm

    dr.Meity..Kira2 berapa kuota residen mata yang diterima setiap kali ujian masuk? bagaimana dgn mata Undip? (saya dari FK swasta)
    Dan apakah dr.Meity mempunyai contoh format surat rekomendasi untuk ppds? terima kasih.

  2. 2 eka
    September 3, 2011 pukul 9:25 am

    Hai dokter, dok boleh nanya gak.. Format surat rekomendasi ppds seperti apa ya dok? Trimakasih sblmnya…:)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: